Wednesday, April 30, 2014

PASAR MODAL SYARIAH


Keberadaan pasar modal syariah merupakan fenomena yang menarik dalam industri pasar modal di tanah air. Seperti pendirian bank syariah, pasar modal syariah didirikan berdasarkan pada kenyataan bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Diantara juataan muslim tersebut ada yang mempunyai kelebihan dana ( surplus unit) tetapi mereka enggan investasi di pasar modal konvensional, dikarenakan pasar modal tersebut hanya merupakan tempat manipulasi pasar dan cenderung dipenuhi transaksi spekulatif. Kegiatan utama dari pasar modal konvensional umumnya hanya kegiatan dalam bentuk short selling, membeli saham di pagi hari untuk kemudian menjualnya di sore hari bila memungkinkan mendapat gain capital. Kegitan tersebut jauh sekali dari tujuan awal pendirian pasal modal yaitu sebagai perantara penyediaan modal bagi perusahaan penerbit efek yang kemudian digunakan untuk perluasan usaha. Kemudian pasar modal syariah hadir untuk memenuhi fungsi utama dari pasar modal tersebut.
Kemudian yang menarik adalah bahwa banyak perusahaan besar dengan kapitalisasi pasar yang besar pula, seperti astra international dan indosat, masuk ke pasar modal syariah dan tercatat sebagai saham syariah di Jakarta Islamic index ( JII). JII menggambarkan pergerakan saham di pasar modal syariah. Semakin tinggi nilai indeks maka semakin banyak saham yang diperjualbelikan yang berarti semakin besar kapitalisasi pasarnya. Lalu bila kita bandingkan JII dengan indeks lain, misalnya LQ-45, maka kita akan melihat nilai indeks yang terlalu jauh. Padahal, indeks LQ-45 merupakan gabungan dari 45 saham pilihan yang didasarkan pada likuiditas perdagangan dan kapitalisasi pasar. Sedangkan JII hanya terdiri dari 30 saham yang dipilih berdasarkan aspek likuiditas dan kondisi keuangan perusahaan penerbit efek ( emiten).
Selanjutnya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh JII dalam mengumpulkan dana dari investor dengan cara melakukan analisis terhadap pengaruh JII terhadap indeks harga saham gabungan ( IHSG). Dan sebagai pembanding, dicari juga berapa besar pengaruh indeks LQ-45 terhadap nilai IHSG. Sebagaimana kita ketahui, IHSG menggambarkan pergerakan di pasar modal secara keseluruhan. Angka indeks pada IHSG merupakan representasi dai pergerakan seluruh saham yang ada di Bursa Efek Indonesia ( IHSG). Semakin tinggi angka indeks menunjukan semakin sering transaksi saham dilakukan dan ini berarti semakin banyak dana yang masuk ke perusahaan ( emiten).

B. Sebab Berdirinya Pasar Modal Syariah

Sebab berdirinya dari pasar modal syariah yaitu sebagai wadah bagi masyarakat yang tidak ingin menanamkan modal nya di pasar modal konvensional melainkan ingin secara syariah. Perkembangan tersebut seiring dengan kenyataan bahwa penduduk Indonesia mayoritas muslim dan mereka ingin menanamkan modal nya secara islam atau yang biasa disebut dengan syariah. Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah Islam adalah membeli Efek Syariah. Efek Syariah tersebut mencakup Saham Syariah, Obligasi Syariah, Reksadana Syariah, Kontrak Investasi Kolektiv Efek Beragun Asset (KIKEBA) Syariah, dan surat berharga lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah.



C. Dampak dari Pasar Modal Syariah

Sebenarnya pasar modal syariah sendiri juga masih agak sedikit kontroversial di masyarakat. Sebab dalam pasar modal syariah didalam nya masih agak kental dengan pandangan konvensional. Sementara itu didalam pasar modal syariah kontrol dan diversifikasi juga masih terbatas sehingga akan menyulitkan pemegang dana dan resiko nya pun juga lebih tinggi. Namun pasar modal syariah juga dapat dijadikan alternatif bagi orang-orang yang ingin menanamkan modal nya secara syariah. Antusiasme perusahaan dan masyarakat ternyata juga tinggi. Dibuktikan dengan banyak nya perusahaan-perusahaan besar yang masuk dalam pasar modal syariah, seperti PT Astra Internasional dan PT Indosat. Mereka tercatat sebagai saham syariah di Jakarta Islamic index (JII). Lalu bila dibandingkan JII dengan index lain contoh nya LQ-45, maka perbedaan diantara keduanya pun tidak terlalu jauh. Itu membukatikan bahwa pasar modal syariah telah berkembang dengan pesat dan akan diprediksi lebih berkembang lagi di masa yang akan datang. 

No comments:

Post a Comment