Analisis
fundamental
adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu
perusahaan. Teknis ini menitik beratkan pada rasio finansial dan kejadian-kejadian yang secara
langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Sebagian pakar berpendapat teknik analisis fundamental lebih cocok untuk
membuat keputusan dalam memilih saham
perusahaan mana yang dibeli untuk jangka panjang.
Rasio laba terhadap saham beredar
(EPS)
|
EPS= Keuntungan bersih / Jumlah saham beredar
|
Nilai ini akan dibandingkan dengan
nilai pada kwartal yang sama pada tahun sebelumnya untuk menggambarkan
pertumbuhan tingkat keuntungan perusahaan. Hasil perhitungan rasio ini dapat
digunakan untuk memperkirakan kenaikan ataupun penurunan harga saham suatu
perusahaan di bursa saham.
Rasio pertumbuhan EPS
Diperoleh dengan memperbandingkan
nilai rasio laba terhadap saham beredar (EPS)pada tahun berjalan dengan nilai
EPS pada kwartal yang sama pada tahun sebelumnya untuk menggambarkan
pertumbuhan tingkat keuntungan perusahaan.
Rasio harga
saham terhadap laba perlembar saham
|
P/E Ratio = Harga saham / EPS
|
Rasio ini digunakan untuk
membandingkan suatu perusahaan dengan P/E Ratio rata-rata dari
perusahaan dalam kelompok industri sejenis.
Rasio harga saham terhadap
pertumbuhan laba perseroan (PEG ratio)
|
PEG Ratio = P/E ratio / pertumbuhan tahunan EPS
|
Semakin rendah PEG Ratio suatu
perusahaan maka berarti harga sahamnya adalah dibawah harga semestinya (undervalued)
dan perusahaan memiliki rasio pertumbuhan EPS yang tinggi.
Rasio harga
saham terhadap penjualan (P/S ratio)
|
P/S Ratio = Harga saham / penjualan per lembar saham
|
Rasio ini biasanya digunakan untuk
menilai suatu perusahaan yang masih baru atau belum mendapatkan keuntungan. Semakin
rendah P/S ratio suatu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain
dalam kelompok industri yang sejenis menunjukkan semakin bagus perusahaan
tersebut.
Rasio harga
saham terhadap nilai buku (PB/V Ratio)
|
PB/V Ratio = Harga saham / (total harta - total
hutang)
|
Semakin rendah PB/V rasionya berarti
harga saham tersebut murah atau berada dibawah harga sebenarnya, namun hal ini
juga dapat berarti ada sesuatu yang merupakan kesalahan mendasar pada
perusahaan tersebut.
Rasio hutang perseroan
|
Debt Ratio = Total Utang / Total Aset
|
Rasio hutang bisa berarti buruk pada
situasi ekonomi sulit dan suku bunga tinggi, dimana perusahaan yang memiliki
debt rasio yang tinggi dapat mengalami masalah keuangan, namun selama ekonomi
baik dan suku bunga rendah maka dapat meningkatkan keuntungan.
Margin
pendapatan bersih
|
Margin pendapatan bersih= Pendapatan bersih / Total
penjualan
|
Rasio ini menunjukan keuntungan
bersih dengan total penjualan yang di peroleh dari setiap penjualan.
Perputaran inventaris
|
Perputaran inventaris=Biaya barang yang terjual
/Inventaris
|
Inventory turnover menunjukkan
berapa kali perputaran inventaris selama satu tahun. Jenis rasio ini sangat
bergantung pada jenis industri di mana perusahaan berada sehingga yang perlu
diperhatikan adalah membandingkan hasil yang diperoleh dengan rasio dari
perusahaan-perusahaan yang lain dalam industri yang sejenis. (Winson dkk)
No comments:
Post a Comment